fbpx

Personal Branding: Pengertian dan Cara Memaksimalkannya

digibos.id (Personal Branding) – Salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh setiap individu agar dilirik oleh perusahaan ataupun klien saat bekerja adalah personal branding. Dengan kemudahan akses sosial media seperti saat ini, employer lebih mudah untuk menemukan dan melihat cara kamu berekspresi yang dimulai dari perasaan hingga karakter diri. Personal branding merupakan salah satu upaya untuk menilai apakah pelamar kerja merupakan kandidat yang cocok untuk ditempatkan di perusahaan dan sesuai dengan budaya perusahaan yang ada. Oleh karena itu, jika kamu seorang freshgraduate, perlu untuk terus meningkatkan personal branding. Bagaimana caranya? Berikut ini akan dijelaskan lebih lengkap mengenai personal branding. Simak ya!

Personal Branding

Pengertian Personal Branding

Personal branding merupakan sebuah pencitraan diri yang mewakili suatu ide cemerlang, keahlian, sistem kepercayaan dan juga persamaan nilai yang dianggap menarik oleh orang lain. Artinya, ini digunakan untuk ‘menjual’ diri kepada orang-orang dalam lingkup yang positif seperti pekerjaan, kerja sama dan juga yang lainnya. Memiliki citra diri yang baik akan memudahkan individu untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain terutama dari perusahaan. Pasalnya, perusahaan juga akan mempertimbangkan kualitas pribadi seseorang ketika melakukan rekrutmen.

Personal branding merupakan istilah dalam Bahasa Inggris yang tergabung dari dua kata yaitu personal yang memiliki arti ‘pribadi’ atau ‘diri sendiri’. Sedangkan branding yang memiliki arti sebuah upaya untuk memperkenalkan agar semakin dikenal, diakui dan digunakan oleh masyarakat. Maka dari itu, personal branding merupakan sebuah upaya pribadi atau diri sendiri agar dapat dikenal, diakui dan berguna di dalam masyarakat. Hal ini berhubungan dengan value atau nilai dalam diri seseorang. Menunjukkan personal branding yang baik dan mampu menarik perhatian orang lain akan meningkatkan value dalam diri seorang individu.

Personal branding dapat dikatakan juga sebagai seuatu proses yang dilakukan untuk membentuk persepsi seseorang terhadap aspek-aspek yang dimiliki oleh seorang individu, seperti kepribadian, value, kemampuan dan bagaimana stimulus tersebut dapat menimbulkan persepsi yang positif dalam masyarakat, yang kemudian dapat digunakan untuk proses pemasaran. Oleh karena itu, pentig bagi setiap individu untuk terus meningkatkan personal branding agar mampu menggugah kepercayaan masyarakat serta memiliki nilai dan perilaku positif. Hal ini berkaitan pula dengan karir, seorang individu yang memiliki value dan juga citra diri yang positif akan lebih mudah dilirik oleh perusahaan dan dipercayai mampu dalam mengerjakan suatu pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.

Manfaat Membangun Personal Branding

1. Membangun Kredibilitas Diri

Salah satu manfaat dalam melakukan personal branding adalah membangun kredibilitas diri sendiri. Ketika kamu memiliki personal branding yang bagus, maka akan mendapatkan rasa hormat, kekaguman dan kepercayaan publik yang akan muncul dengan sendirinya. Kredibilitas dalam diri sendiri ini akan mampu memberikan banyak peluang dan kesempatan yang dapat diraih. Pasalnya, dengan memiliki kredibiltas di masyarakat maka secara tidak langsung menyatakan bahwa diri kamu telah dipercayai dan memiliki keunggulan dalam suatu keterampilan, kemampuan atau nilai-nilai tertentu.

2. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Manfaat lain dalam melakukan personal branding adalah mampu untuk meningkatkan rasa percaya diri seseorang. Hal ini dikarenakan, kamu telah memiliki semangat yang tinggi, memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi dengan keahlian yang dimiliki, serta akan maksimal dalam mengerjakan sesuatu. Oleh karena itu, melakukan citra diri yang positif sangat penting. Terlebih saat ini penggunaan sosial media bisa menjadi jejak digital diri kamu dalam kehidupan jangka panjang. Maka dari itu, menggunakan sosial media dengan sebaik mungkin menjadi hal yang harus kamu pertimbangkan mulai dari sekarang karena perilakumu di sosial media bisa menjadi persepsi yang luas pada masyarakat.

3. Menciptakan Kepercayaan Orang Lain

Melakukan citra kepada diri sendiri akan mampu menciptakan kepercayaan dari orang lain. Dengan personal branding yang baik, orang lain akan percaya meskipun belum pernah bertemu sebelumnya. Inilah kekuatan dalam melakukan personal branding karena dapat menciptakan persepsi seperti apa yang kamu inginkan yang tumbuh dari pemikiran orang lain. Orang lain akan melihat kamu melalui sosial media yang kamu miliki. Dengan begitu, mereka akan mampu menilai seperti apa diri kamu melalui postingan yang kamu unggah di sosial media.

4. Menjadi Diri Sendiri

Tujuan utama dari personal branding adalah untuk menunjukkan diri sendiri dengan apa adanya. Sebab, kamu sedang membandung branding diri sendiri bukan orang lain. Karena kamu tidak akan bisa menunjukkan diri kamu secara palsu yang mana hal tersebut bukan murni berasal dari diri kamu. Jika kamu melakukan pemalsuan diri, maka nantinya juga akan kesulitan untuk mengejar apa yang sebenarnya bukan kemampuanmu. Pasalnya, branding dapat membantu seseorang menjadi lebih otentik, sehingga lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan akan hal-hal dalam hidupnya.

5. Memperluas Relasi

Ketika kamu membangun citra diri dengan baik, maka akan lebih mudah untuk meningkatkan exposure dalam diri, terlebih jika kamu aktif melakukan networking yang memberikan hasil relasi yang lebih luas bahkan bisa juga berasal darui luar bidang yang kamu tekuni. Memperluas relasi ini juga bisa memberikan lebih banyak kesempatan yang akan kamu dapatkan.

Cara Memaksimalkan Personal Branding

1. Mengenali Diri Sendiri

Hal utama yang perlu kamu lakukan untuk memaksimalkan personal branding adalah dengan mengenali diri sendiri. Maksudnya, kamu harus melakukan riset terhadap diri sendiri terlebih dahulu dengan mengetahui apa yang diinginkan oleh diri sendiri. Sesuatu apa yang ingin ditonjolkan kepada orang lain yang dirasa lebih otentik yang ada dalam diri sendiri. Mengenali diri sendiri merupakan hal penting yang harus dilakukan sebelum melakukan personal branding. Pasalnya, ketika kamu belum mengenali diri sendiri, maka bisa jadi kamu masih berpura-pura dengan kemampuan yang tidak kamu miliki namun kamu tonjolkan kepada masyarakat.

2. Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan

Setelah mengenali diri sendiri, untuk menumbuhkan citra dalam diri kamu juga perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan apa saja yang ada dalam diri kamu. Hal ini mencakup kemampuan apa yang kamu miliki dan kelemahan apa yang kamu miliki. Misalnya, kamu memiliki kemampuan dalam membuat desain gambar atau video di sosial media untuk kebutuhan digital marketing. Akan tetapi, kamu memiliki kelemahan dengan tidak bisa membuat copywriting yang bagus. Nah, hal-hal tersebut yang merupakan kelebihan dan kekurangan yang ada dalam diri kamu dan harus dikenal untuk dapat memaksimalkan personal branding.

3. Menyesuaikan dengan Passion dalam Diri

Untuk memaksimalkan citra diri, kamu juga perlu untuk menyesuaikan dengan passion yang ada dalam diri kamu. Dengan menyinkronkan antara passion dan citra diri yang ingin kamu ciptakan, maka akan memudahkan kamu untuk menunjukkan bukti-bukti kepada masyarakat bahwa kamu benar-benar mampu untuk melakukan suatu hal. Menyesuaikan dengan passion dalam diri juga berfungsi untuk memaksimalkan personal branding dengan mencapai tujuan agar masyarakat percaya dengan kemampuan yang dimiliki.

4. Konsistensi

Konsistensi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan citra diri. Pasalnya, ketika kamu konsisten maka akan semakin banyak masyarakat yang melihat dan percaya bahwa kemampuan yang ada dalam diri kamu telah terbukti. Maka dari itu, tetap konsisten dan jangan mudah putus asa merupakan sebuah mental yang perlu dibentuk untuk membangun citra diri.

Sudah paham kan mengenai personal branding yang ternyata penting untuk dilakukan? Terlebih pada era digital seperti saat ini, yang mana penggunaan internet dan sosial media yang terus meningkat sehingga memudahkan orang lain untuk menemukan dan mengetahui diri kamu melalui internet. Oleh karena itu, penting sekali untuk terus menjaga image di sosial media namun harus tetap menjadi diri kamu sendiri. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian semua ya!

Digibos Digital Marketing

Let us know what your brand needed?

we will get back to you.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *